Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Minggu, 29 April 2012

MEDIA PEMBELAJARAN YANG DITERAPKAN NABI SAW DALAM MELAKUKAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR



BAB I
PENDAHULUAN
Dalam proses belajar mengajar, kehadiran alat / media mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut, ketidakjelasan bahan yang disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Media pengajaran digunakan dalam rangka upaya peningkatan atau mempertinggi mutu proses kegiatan belajar mengajar. Alat / Media merupakan sarana yang membantu proses pembelajaran terutama yang berkaitan dengan indera pendengaran dan penglihatan, bahkan adanya alat / media tersebut dapat mempercepat proses pembelajaran murid karena dapat membuat pemahaman murid lebih cepat pula.
Penggunaan media pengajaran dalam proses pengajaran sangat dianjurkan untuk mempertinggi kualitas pengajaran. Sebagai alat bantu, media mempunyai fungsi melicinkan jalan menuju tercapainya tujuan pengajaran. Media adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka meningkatkan efektifitas komunikasi dan interaksi edukatif antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah.
Bukan pada masa modern saja, penggunaan media atau alat bantu pembelajaran juga sudah dikenal sejak masa Nabi SAW. Nabi SAW adalah sosok pendidik yang agung bagi umat manusia. Meskipun pendidik pertama-adalah Allah SWT. Nabi Muhammad pada dasarnya mempresentasikan dan mengejawantahkan apa yang diajarkan melalui tindakan, kemudian menerjemahkan tidakannya dalam kata-kata. Sehingga segala “materi” yang diajarkan Muhammad akan segera diterima para sahabatnya karena ucapannya yang diawali dengan contoh tindakan konkret.
Nabi Muhammad adalah sosok pendidik agung bagi umat islam. Meskipun pendidik pertama sebagai mana diyakini umat islam adalah Allah SWT. Praktek pendidikan Rasul penuh dengan muatan pendidikan.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Media Pembelajaran Nabi SAW
Berikut ini adalah contoh hadits tentang media pembelajaran yang digunakan Rasulullah di sela-sela kegiatan belajar mengajar.
1. Membentuk Lingkaran
Terjemah: Nabi bersabada : “Tiada Tuhan selain Allah, kerusakan bagi orang Arab karena keburukan yang mendekati, hari semakin hari terbuka dari bentengnya Ya’juj Ma’juj seperti ini.” (Nabi melingkarkan jarinya) (HR Bukhari)
2. Mengarahkan Jarinya ke Lisan
Terjemah: “Apakah kalian tidak mendengarkan: Sesungguhnya Allah tidak menyiksa disebabkan air mata dan tidak juga sebab susahnya hati, akan tetapi Allah menyiksa dengan ini. (Rasulullah mengarahkan jarinya ke lisan) atau Allah mengasihi. Sesungguhnya mayit itu disiksa sebab tangisan keluarganya. (HR Bukhari)
3. Mengepalkan Tangan
Terjemah: “Orang mukmin terhadap mukmin bagaikan bangunan yang saling mengokohkan. (Rasulullah menyatukan kedua telapak tangannya). (HR Bukhari)
4. Isyarat Tangan
Terjemah: “Mintalah pertolongan dengan tangan kananmu.” (Rasulullah memberi isyarat dengan tangannya untuk menulis) (HR Tirmidzi)
5. Isyarat Dada
Terjemah: “Sesungguhnya Allah tidak melihat jasad kamu dan tidak pula bentuk kamu, akan tetapi Allah melihat hati kamu.” (Nabi memberi isyarat dengan menunjuk ke arah dada dengan jarinya) (HR Bukhari)
Dari beberapa hadits di atas dapat kita ambil nilai-nilai pembelajaran yang di berikan Nabi. Apa yang di ajarkan Nabi merupakan persoalan yang berkaitan dengan materi pendidikan, dan menjadi karakteristik selanjutnya dengan pendidikan Nabi. Pendidikan Akhlak merupakan sisi lain dari pendidikan Nabi yang menjadi jiwa dari pendidikan Muslim.
Usaha Nabi dalam menanamkan akidah agama yang dibawanya dapat diterima dengan mudah oleh umatnya yaitu dengan menggunakan media yang tepat berupa media contoh / teladan perbuatan-perbuatan baik Nabi sendiri (Uswatun Khasanah). Istilah “Uswatun Khasanah” barangkali dapat diidentifikasikan dengan “demonstrasi” yaitu memberikan contoh dan menunjukkan tentang cara berbuat atau melakukan sesuatu. Media ini selalu digunakan Nabi dalam mengajarkan ajaran-ajaran agama kepada umatnya.
B. Media Pembelajaran dalam Konteks Kekinian
Kata media sebenarnya berasal dari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan. Kalau kita lihat perkembangan media, pada mulanya media hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar guru.
Jenis Alat / Media
Para ahli mengklasifikasikan alat / media kepada dua bagian, yaitu alat yang bersifat benda (materiil) dan yang bukan benda.
1. Alat yang bersifat benda
Pertama, media tulis, seperti Al-Qur’an, Hadis, Tauhid, Fiqih, Sejarah. Kedua, benda-benda alam seperti hewan, manusia, tumbuh-tumbuhan dan lain-lain. Ketiga, gambar-gambar yang dirancang seperti grafik. Keempat, gambar yang diproyeksikan, seperti video, transparan. Kelima, audio recording (alat untuk didengar), seperti kaset, tape, radio, dan lain-lain.
2. Alat yang bersifat bukan benda
Di antara alat / media pengajaran yang bukan berupa benda adalah :
(1). Keteladanan
(2). Perintah / Larangan
(3). Ganjaran dan Hukuman.
Dengan melihat manfaat alat / media tersebut di atas, maka akan memberikan pengaruh terhadap peserta didik yaitu peserta didik akan memiliki pemahaman yang bagus tentang materi yang didapatkan, dan juga akan memiliki moral atau akhlak yang tinggi. Sehingga besar kemungkinan dengan memperhatikan alat / media pengajaran itu, tujuan pendidikan akan tercapai secara efektif dan efisien.
C. Manfaat media pembelajaran
Secara umum manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih afektif dan efisien. Sedangkan secara lebih khusus manfaat media pembelajaran adalah:
1. Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan
Dengan bantuan media pembelajaran, penafsiran yang berbeda antar guru dapat dihindari dan dapat mengurangi terjadinya kesenjangan informasi diantara siswa dimanapun berada.
2. Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik
Media dapat menampilkan informasi melalui suara, gambar, gerakan dan warna, baik secara alami maupun manipulasi, sehingga membantu guru untuk menciptakan suasana belajar menjadi lebih hidup, tidak monoton dan tidak membosankan.
3. Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
Dengan media akan terjadinya komukasi dua arah secara aktif, sedangkan tanpa media guru cenderung bicara satu arah.
4. Efisiensi dalam waktu dan tenaga
Dengan media tujuan belajar akan lebih mudah tercapai secara maksimal dengan waktu dan tenaga seminimal mungkin. Guru tidak harus menjelaskan materi ajaran secara berulang-ulang, sebab dengan sekali sajian menggunakan media, siswa akan lebih mudah memahami pelajaran.
5. Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
Media pembelajaran dapat membantu siswa menyerap materi belajar lebih mandalam dan utuh. Bila dengan mendengar informasi verbal dari guru saja, siswa kurang memahami pelajaran, tetapi jika diperkaya dengan kegiatan melihat, menyentuh, merasakan dan mengalami sendiri melalui media pemahaman siswa akan lebih baik.
6. Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja
Media pembelajaran dapat dirangsang sedemikian rupa sehingga siswa dapat melakukan kegiatan belajar dengan lebih leluasa dimanapun dan kapanpun tanpa tergantung seorang guru.Perlu kita sadari waktu belajar di sekolah sangat terbatas dan waktu terbanyak justru di luar lingkungan sekolah.
7. Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar
Proses pembelajaran menjadi lebih menarik sehingga mendorong siswa untuk mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mencari sendiri sumber-sumber ilmu pengetahuan.
8. Mengubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif
Guru dapat berbagi peran dengan media sehingga banyak mamiliki waktu untuk memberi perhatian pada aspek-aspek edukatif lainnya, seperti membantu kesulitan belajar siswa, pembentukan kepribadian, memotivasi belajar, dan lain-lain.
C. Nilai Tarbawi
Dari berbagai penjelasan di atas. Dapat dilihat bahwa Nabi SAW merupakan seorang guru yang teladan. Sebagai seorang guru, Nabi Muhammad SAW, tidak hanya berorientasi kepada kecakapan-kecakapan ranah cipta saja, tetapi juga mencakup dimensi ranah rasa dan karsa. Sebagai contoh menggunakan media-media dalam pengajaran agar peserta didiknya menjadi jelas menyerap apa yang diajarkan.
Sebagai seorang pendidik, media pembelajaran perlu digunakan supaya memberikan pengaruh terhadap peserta didik yaitu peserta didik akan memiliki pemahaman yang bagus tentang materi yang didapatkan, dan juga akan memiliki moral atau akhlak yang tinggi.
BAB III
KESIMPULAN
Usaha Nabi dalam menanamkan akidah agama yang dibawanya dapat diterima dengan mudah oleh umatnya yaitu dengan menggunakan media yang tepat berupa media contoh / teladan perbuatan-perbuatan baik Nabi sendiri (Uswatun Khasanah). Istilah “Uswatun Khasanah” barangkali dapat diidentifikasikan dengan “demonstrasi” yaitu memberikan contoh dan menunjukkan tentang cara berbuat atau melakukan sesuatu. Media ini selalu digunakan Nabi dalam mengajarkan ajaran-ajaran agama kepada umatnya.
Media pembelajaran bisa berupa alat yang bersifat bukan benda dan alat yang bersifat benda. Manfaat media pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih afektif dan efisien.
DAFTAR PUSTAKA
Ardiani Mustikasari, Mengenal Media Pembelajaran, (http://edu-articles.com/mengenal-media-pembelajaran/2011/10/25, diakses 25 Oktober 2011)
Kitab Sunan Al Tirmidzi.
Kitab Sahih Bukhari.
Kitab Sahih Muslim.
Mahmud, Media Pembelajaran PAI, ( http://mahmud09-kumpulanmakalah.blogspot.com/2011/10/media-pembelajaran-pai.html/2011/10/24, diakses 24 Oktober 2011)
Sadiman. Arief S, Raharjo, R. dkk. 1996. Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Untung,Moh. Slamet. 2007. Menulusuri Metode Pendidikan Ala Raulullah, Semarang: Pustaka Rizki Putra


http://kurniahidayati.wordpress.com/2011/10/31/makalah-hadits-tarbawi-media-pembelajaran-yang-diterpkan-nabi-saw/




JIKA SOBAT KESULITAN UNTUK MENDAPATKAN FILE INI, SOBAT TNGGAL KLIK DI BAWAH INI



0 komentar:

Poskan Komentar

MEZA
Bagi sobat yang berkunjung di blogger ini tolong tinggalkan komennya y.......
supaya bisa membagun atau menambah supaya blogger ini lebih baik dari sebelumnya.
MAKASIH

adf.ly

http://adf.ly/?id=1499578